RINCIH.COM-JAKARTA. Jika Anda berbelanja ke ritel modern, khususnya di Indomaret, jangan lupa untuk membeli snack atau cemilan dengan brand “Robbani”.

Brand “Robbani” diambil dari nama pemilik brand tersebut, yakni Bambang Robbani. Ya, meski sejak lahir, orang tua Bambang tidak memberikan nama akhirnya Robbani, tapi Supono. Jadi nama aslinya Bambang Supono.

“Nama asli saya Bambang Supono, karena “sial” terus maka ganti nama Bambang Robbani. Alhamdulillah berubah (nasib-red). Ganti nama ketika mau nikah. Maka nama Robbani dijadikan nama brand usaha,” ungkapnya kepada rincih.com, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Bambang berharap, dengan menyematkan nama Robbani, senantiasa menjadi orang yang saleh, berilmu agama, dan memiliki hubungan mendalam dengan Tuhan (Alloh swt). Sesungguhnya nama itu merupakan do’a.

Bambang memilki prinsip hidup “Menjadi Orang Bermanfaat Bagi Orang lain”. Prinsip hidup ini diterapkannya dalam dunia usaha atau bisnis. Sambi kuliah dan menjadi merbot masjid, Bambang menggeluti bisnis cemilan atau snack berbahan baku singkong, yaitu lanting.

“Selagi saya berusaha dan membuka lapangan pekerjaan, banyak orang bekerja pada saya,” ungkapnya.

Awalnya, lanting buatan Bambang dipasarkan ke toko-toko kecil di sekitaran rumahnya tanpa lelah. Seiringnya waktu, Bambang mendapat tawaran untuk memasukkan produknya di toko atau ritel modern, Indomaret di Kabupaten Peringsewu, Lampung. Produk Bambang dikategorikan pada Barang Kebutuhan Langsung (BKL), kala itu.

“Pada waktu itu hanya 20 toko. Kita hantar langsung. Tergantung kebutuhan toko, karena tergantung wilayah. Ada satu toko 10 bungkus. Ada yang lima. Ada yang minta 30. Bahkan ada yang tiga. Tergantung lokasi toko,” katanya.

Selama tiga bulan, Bambang dengan lancar memenuhi kebutuhan toko. Kumudian Bambang dipanggil ke kantor pusat Indomaret di Lampung untuk bekerjasama pemasaran. Pihak Indomaret menawarkan untuk menambah dua kabupaten lagi.

Tawaran itu diterima oleh Bambang. Setelah dua kabupaten dipenuhii, Bambang pun ditantang untuk untuk memenuhi kebutuhan 600 toko. “Sejak itu saya berani ajukan KUR BRI untuk tambah peralatan dan produksi. Saya pinjam Rp. 50 juta. Alhamdulillah bisa menyanggupi untuk memenuhi 600 toko dan bagus pemasarannya,” kata Bambang.

Tak hanya itu, Bambang pun ditawari untuk memasok ke toko-toko Indomaret di Palembang dan Bengkulu, bahkan bisa memenuhi 1000 toko di Sumatera. 

“Alhamdulillah dulu hanya 10 karyawan, sekarang sudah 100 lebih karyawan. Sekarang sudah dapat memenuhi 1000 lebih toko se-Sumatera,” ungkapnya. 

Bambang pun tidak lagi mengalami kesulitan bahan baku singkong. Tak hanya singkong, jagung, pisang dibeli langsung dari petani. Produknya pun sekarang bervariatif, seperti lanting, rengginang, selai pisang, kripik singkong dan aneka cemilan lain dengan brand Robbani.

Usaha tak selamanya mulus. Jatuh-bangun telah dirasanya. Bambang sempat mengalami kesulitan minyak goreng ketika masa pandemi covid-19. Penjualan merosot dan sulit untuk membayar kredit bank.

“Kredit mobil tak terbayar, terserah jika mau diambil. Tapi pemerintah memberikan kelonggaran,” ungkapnya.

Badai telah berlalu. Bisnis yang telah digelutinya selama 15 tahun membuahkan hasil.  Lanting Robbani telah sampai di Taiwan. Bambang telah berhasil meng ekspor 1 ton lanting ke Taiwan.

“Kita dapat penghargaan dari Provinsi sebagai pengekspor tertinggi,” kata lelaki dengan 6 anak ini.

Mengenai omzet, Bambang hanya bisa bersyukur karena dapat menggaji 100 karyawan, bayar utang, makan, bangun rumah, biaya sekolah anak dan ada yang ditabung.

Bambang menyampaikan kiat suksesnya, yakni dengan menerapkan marketing langit seperti halnya yang dilakukan sahabat Nabi Muhammad, Ustman bin Affan. Tak hanya itu, Bambanh juga terilhami dari Al-Qur’an, Surat Al-Baqoroh ayat 261. Kini Bambang pun tinggal menikmati hasilnya, sambil terus bermanfaat bagi orang lain. Hidup pun semakin berarti (Septiadi, NcangSepti)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *