RINCIH.COM. Khayyat Investments (AKI) telah menginvestasikan dana sebesar US$100 juta untuk kesehatan hewan dalam agenda strategis di seluruh Timur Tengah.
Grup investasi terdiversifikasi yang berbasis di UEA telah meluncurkan VetHealth, sebuah bisnis baru yang berfokus pada perluasan akses ke solusi perawatan kesehatan hewan di seluruh wilayah. Platform ini akan beroperasi di lima bidang: farmasi, biologi, biosekuriti, nutrisi dan diagnostik
VetHealth akan melayani sektor peternakan komersial dan pasar hewan pendamping yang sedang berkembang, mendukung peternakan, pabrik pakan, klinik hewan, apotek, dan entitas pemerintah.
Kesehatan hewan semakin terkait dengan prioritas ekonomi yang lebih luas. Menurut AKI, pasar perawatan kesehatan hewan Timur Tengah dan Afrika diproyeksikan mencapai US$6,91 miliar pada tahun 2033, didorong oleh meningkatnya kepemilikan hewan peliharaan dan permintaan produktivitas ternak yang lebih tinggi.
Menurut Spherical Insights, pasar kesehatan hewan global bernilai US$68.5 miliar pada tahun 2025 dan diproyeksikan mencapai US$125.4 miliar pada tahun 2035, mewakili CAGR 6.2%.
Karena pemerintah lebih menekankan pada ketahanan pangan, biosekuriti, dan kesehatan masyarakat, investasi dalam obat-obatan hewan, diagnostik, dan nutrisi hewan menjadi bagian dari strategi pembangunan nasional jangka panjang.
Didirikan pada tahun 1982, Al Khayyat Investments (AKI) adalah grup investasi milik keluarga yang terdiversifikasi yang berbasis di UEA dengan bisnis yang mencakup sektor perawatan kesehatan, ritel, konsumen, kontrak, jasa lingkungan, dan industri.
Peluncuran VetHealth memperluas portofolio perawatan kesehatannya ke pasar dengan pendorong pertumbuhan struktural yang kuat.
Investasi ini menggambarkan bagaimana kesehatan hewan tidak lagi dipandang semata-mata sebagai sektor kedokteran hewan. Ini semakin menjadi bagian dari infrastruktur yang mendukung sistem pangan yang tangguh, kesehatan masyarakat, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. (NcangSepti, Dominique Pierre Locher)

