Ilustrasi kerjasama Temu dengan Dekra. Foto: ist

RINCIH.COM. Ekosistem e-niaga global terus berkembang pesat. Saat platform berskala lintas batas, kepercayaan, kepatuhan, keamanan produk tidak lagi menjadi pembeda opsional. Mereka adalah persyaratan penting.

“Kerja sama yang diumumkan antara Temu bersama. DEKRA mencerminkan evolusi struktural ini,” tegas, Retail Expert Malte Karstan, Kamis (12/2/2026).

Temu mengoperasikan pasar global yang menghubungkan jutaan konsumen dan pedagang, pemangku kepentingan di seluruh yurisdiksi. Dengan skala, muncul pengawasan peraturan yang lebih besar, meningkatnya ekspektasi konsumen, peningkatan kompleksitas dalam kepatuhan produk, terutama dalam kategori listrik atau elektronik.

DEKRA menyumbangkan keahlian pengujian, inspeksi, sertifikasi independen di seluruh elektronik otomotif, elektronik rumah tangga, produk tegangan tinggi, perangkat pemanas, mainan, segmen terkait. 

“Layanannya akan diintegrasikan ke dalam Temu Seller Center, memungkinkan pedagang untuk mengakses dukungan pengujian yang diakui langsung di dalam platform,” tambahnya.

Malte menjelaskan, integrasi ini relevan secara strategis karena beberapa alasan. Pertama, kepercayaan yang dilembagakan melalui verifikasi independen. Keyakinan pasar tidak hanya bergantung pada pengalaman pengguna tetapi juga pada kepatuhan yang dapat dibuktikan. 

“Pengujian pihak ketiga mengurangi asimetri informasi antara penjual, pembeli, memperkuat kepercayaan akan keamanan produk, memenuhi kesesuaian peraturan,” jelasnya.

Kedua, proses kepatuhan yang disematkan. Ketika layanan sertifikasi menjadi bagian dari alur kerja penjual, kepatuhan menjadi operasional, bukan reaktif. Mewajibkan dokumentasi dari lembaga TIC yang diakui sebelum mencantumkan produk yang dipilih meningkatkan konsistensi, mengurangi kesenjangan kepatuhan, sekaligus meningkatkan transparansi umum.

Ketiga, mitigasi risiko dalam skala besar. Produk listrik atau elektronik, terutama perangkat tegangan tinggi atau elektronik otomotif, melibatkan risiko keselamatan yang melekat. Penilaian kesesuaian independen menurunkan paparan penarikan, klaim tanggung jawab, kerusakan reputasi.

Keempat, penyelarasan peraturan di seluruh pasar. Operasi internasional membutuhkan navigasi kerangka hukum yang beragam. Kerja sama dengan organisasi TIC yang mapan mendukung tolok ukur keselamatan yang diselaraskan di seluruh wilayah, menunjukkan komitmen terhadap tata kelola yang bertanggung jawab.

Temu menginvestasikan sekitar US 100 juta pada tahun 2025 untuk memperkuat kepatuhan, keamanan produk, sistem kontrol kualitas, dengan rencana untuk menggandakan investasi tersebut pada tahun 2026. Kemitraan dengan lebih dari 20 organisasi TIC yang diakui memperkuat arah ini.

Untuk sektor e-commerce, kerja sama Temu DEKRA menyoroti realitas yang lebih luas. Pertumbuhan platform harus diimbangi dengan kematangan tata kelola, standar yang dapat diverifikasi, pengawasan yang kredibel. Ekspansi berkelanjutan bergantung pada arsitektur kepatuhan terstruktur, verifikasi independen, jaminan kualitas yang transparan.

“Kepercayaan bersifat kumulatif. Ini dibangun melalui persyaratan yang konsisten, standar yang dapat ditegakkan, perlindungan yang terukur,” ungkapnya.

Kerja sama Temu dengan DEKRA berkontribusi pada tingkat kepercayaan yang lebih tinggi, perlindungan konsumen yang lebih kuat, kepercayaan yang lebih besar dalam perdagangan digital lintas batas. (NcangSepti)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *