Pelatihan Basic Warehouse Operation. Foto: dok.PNJ

RINCIH.COM-Depok. Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) memberikan pelatihan Basic Warehouse Operation kepada pelaku usaha dan masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Depok. Kegiatan yang merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)  berlangsung di Unit Pengelola Sarana dan Prasarana (UPS) Cinangka, Sawangan, Depok, Minggu (30/8/2026).

Pelatihan ini digelar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola gudang serta persediaan secara lebih efektif dan sistematis. Kemampuan tersebut dinilai penting bagi pelaku usaha dalam mendukung kelancaran operasional dan pengendalian barang.

Lurah Cinangka Jamaludin menyampaikan,  apresiasi atas pelaksanaan program PNJ serta dukungannya terhadap kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Sebanyak 12 RW di wilayah Cinangka menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi antara PNJ dan masyarakat dapat terus dikembangkan melalui berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata,” katanya ketika memberi sambuta pada kegiatan tersebut, di Unit Pengelola Sarana dan Prasarana (UPS) Cinangka, Sawangan, Depok, Minggu (30/8/2026).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengusul Kegiatan PkM PNJ Asep Apriana menjelaskan,  kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki peluang untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui berbagai bentuk kerja sama.

“Salah satu peluang tersebut adalah menghidupkan kembali mesin penggilingan sampah yang saat ini tidak beroperasi. Program tersebut berpotensi dikembangkan menjadi bagian dari kolaborasi PNJ dengan masyarakat dalam bidang pengelolaan dan pengolahan sampah,” jelasnya.

Sementara, Ketua Jurusan Teknik Mesin PNJ Fuad Zainuri mengatakan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. PNJ bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Menurut Fuad, pengelolaan dan pengolahan sampah juga menjadi salah satu bidang yang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui kolaborasi lebih lanjut antara PNJ dan masyarakat.

“Kegiatan ini tidak berhenti pada acara seremonial. Kami berharap ada tindak lanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Fuad.

Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan pemaparan materi oleh Sulthan Hanifah dan Rahmat Noval. Peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar warehouse operation dan pengelolaan persediaan. Materi tersebut memberikan pemahaman dasar mengenai pengelolaan barang dan persediaan yang dapat diterapkan dalam aktivitas usaha. Sekaligus bagaimana pengelolaan gudang dan penerapannya dalam kegiatan usaha. 

Melalui materi yang diberikan, peserta diharapkan mampu memahami pengelolaan gudang secara lebih terstruktur, mulai dari proses penyimpanan hingga pengendalian persediaan, sehingga dapat mendukung efisiensi kegiatan operasional usaha.

Selain pelatihan, kegiatan tersebut juga menghasilkan sebuah website yang kemudian diserahterimakan sebagai bagian dari luaran program. Website tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta mendukung kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat Kota Depok. Tidak hanya memberikan peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha melalui pelatihan, program tersebut juga membuka peluang pengembangan kerja sama di bidang teknologi informasi serta pengelolaan dan pengolahan sampah.

PNJ berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kegiatan usaha masing-masing sehingga pengelolaan gudang dan persediaan menjadi lebih efektif, tertib, dan mendukung keberlangsungan usaha. (NcangSepti)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *