Kinerja Sephora di awal 2026. Foto: Playbox of Beauty

RINCIH.COM. Pasar kecantikan global ramai, kompetitif dan terus berkembang, namun satu merek terus menetapkan tolok ukur untuk eksekusi ritel internasional: Sephora.

Pada Januari 2026, Sephora beroperasi di 20+ negara dengan jaringan toko yang hanya dapat ditandingi oleh beberapa pengecer khusus. Amerika Serikat memimpin dengan hampir 1.800 toko, diikuti oleh China dan Prancis, sementara pasar seperti Kanada, Italia, Spanyol dan Polandia terus berkembang dengan mantap. 

“Yang lebih mencolok adalah kehadiran Sephora yang berkembang di wilayah berkembang dan pertumbuhan tinggi, dari Timur Tengah hingga Eropa Timur dan Asia Tenggara,”kata Malte Karstan, Retail Expert, Selasa (27/1/2026).

Hal ini bukan hanya tentang jumlah toko. Ini tentang ekspansi global yang disiplin dipasangkan dengan relevansi lokal.

Keberhasilan Sephora berasal dari formula yang dapat diulang: Ekspansi yang dipimpin oleh intelijen pasar daripada pertumbuhan oportunistik. Pelokalan yang kuat dalam bermacam-macam, harga, dan kemitraan merek. Integrasi omnichannel, di mana digital dan fisik saling memperkuat satu sama lain. Ritel pengalaman, memposisikan toko sebagai pusat penemuan, bukan hanya tempat penjualan.

“Di pasar yang sudah matang, Sephora berfokus pada pengoptimalan: unggulan, pengalaman premium, dan ekosistem loyalitas tingkat lanjut,” katanya.

Di pasar yang lebih baru, strateginya berbeda: peluncuran terukur, ritel yang digerakkan oleh pendidikan, dan kemitraan yang kuat dengan merek lokal dan regional untuk mempercepat kepercayaan dan adopsi.

Yang menonjol adalah seberapa konsisten merek beradaptasi sambil melindungi identitas intinya. Baik di Paris, Los Angeles, Riyadh, atau Warsawa, pengalaman Sephora langsung dikenali; namun jelas disesuaikan dengan perilaku konsumen lokal.

Malte menjelaskan beberapa poin penting, yakni skala tidak mengharuskan mengorbankan koherensi merek. Ritel fisik tetap kuat saat diarahkan oleh pengalaman. Ekspansi berbasis data mengalahkan ekspansi berbasis kecepatan. Merek global menang ketika mereka berpikir lokal terlebih dahulu.

“Saat Sephora terus memasuki pasar baru dan memperdalam pasar yang sudah ada, ia menawarkan studi kasus yang menarik tentang cara membangun platform ritel yang benar-benar global yang menyeimbangkan ambisi dengan presisi,” jelasnya. (NcangSepti)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *