Tahun 2025. Foto: istimewa

RINCIH.COM-JAKARTA. Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah mengatakan, peningkatan jumlah wisatawan turut memberikan dampak positif terhadap penjualan ritel, khususnya di daerah tujuan wisata seperti Bali. 

“Pembelian di Bali tercatat meningkat sekitar 30% seiring dengan tingginya belanja wisatawan,” katanya di Jakarta, kemarin

Budihardjo mengakui peningkatan trafik pengunjung pusat perbelanjaan secara nasional pada awal periode libur masih berada di bawah 10%.  Meski demikian, lonjakan signifikan mulai terlihat sejak 25 Desember 2025 atau pada momentum Natal 2025.

“Puncaknya itu justru mulai hari kemarin. Dari tanggal 25 itu naik sekali, semua teman-teman kita cek ramai, penjualan juga ada, restoran penuh,” ujar Budihardjo. 

Hippindo memperkirakan peningkatan tersebut akan berlanjut hingga 4 Januari 2026, seiring masih berlangsungnya masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Selain itu, berbagai stimulus pemerintah seperti diskon tiket kereta api, pesawat, dan tarif jalan tol akan mendorong mobilitas masyarakat dan perputaran belanja. 

Hippindo juga optimistis kinerja sektor ritel dapat mencatatkan pertumbuhan positif sebesar dua digit pada 2026, khususnya dengan dukungan kebijakan pemerintah terhadap ritel offline serta penindakan terhadap peredaran barang ilegal. (NcaghSepti)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *