Zabka. Foto: ist

RINCIH.COM-POLANDIA. Akuisisi Grup Żabka yang direncanakan oleh Alimentation Couche-Tard lebih dari sekadar langkah konsolidasi lain di ritel Eropa.

Dengan harga PLN 32 per saham, penawaran ini bernilai Żabka sebesar PLN 32,6 miliar – sekitar €7,56 miliar. Jika selesai, ini akan menjadi akuisisi terbesar dalam sejarah Couche-Tard.

Grup Kanada ini mengoperasikan sekitar 17.300 toko di 27 negara. Żabka menghadirkan model kenyamanan yang sangat berbeda namun sangat saling melengkapi: cakupan urban yang padat, waralaba, makanan bawa pulang, keterlibatan digital, dan ekosistem layanan yang semakin luas.

Saat ini Żabka memiliki 13.063 toko di seluruh jaringannya, sekitar 11.000 pemegang waralaba, dan 4,3 juta transaksi harian. Pada tahun 2025, penjualan kepada pelanggan akhir mencapai PLN 31,1 miliar, sementara EBITDA yang disesuaikan adalah PLN 4,1 miliar. Aplikasi Zappka-nya memiliki 11,2 juta pengguna per Juni 2026.

Penilaian ini sangat patut diperhatikan mengingat Żabka baru masuk Bursa Efek Warsawa pada tahun 2024 dengan valuasi sekitar €5 miliar.

Żabka berpotensi memperoleh skala internasional, modal, dan kemampuan operasional salah satu operator kenyamanan terbesar di dunia.

Rencana saat ini adalah menjaga Żabka tetap beroperasi secara mandiri, dengan manajemen dan merek yang sudah ada.

Nilai sebenarnya Żabka bukan hanya jumlah tokonya. Ini adalah kombinasi distribusi fisik dengan kepadatan tinggi, waralaba, hubungan pelanggan digital, makanan bawa pulang, private label, logistik, dan layanan kenyamanan.

Dalam ritel modern, kedekatan menjadi sebuah platform, bukan sekadar lokasi. Dan PLN 32,6 miliar adalah harga yang cukup besar untuk platform tersebut. (NcangSepti, Dominique Pierre Locher)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *