Penyerahan pohon tabebuya. Foto: dok.rincih.com

RINCIH.COM-DEPOK. Menurut Abdurahman alias Abra, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Jawa Barat, semestinya Depok tidak mengalami banjir. Keyakinan itu didasari pada riset ilmiah yang dimilikinya.

“60 persen topografi wilayah Depok pada posisi 110 mdpl. Kalau hujan tidak mengalami banjir,” ungkap Abra, kepada rincih.com, di Balai Kota Depok, Kamis (11/12/2025).

Namun, kenapa Depok tetap banjir? Itulah pertanyaan yang harus dijawab dan PR yang harus dikerjakan Abra dan tim-nya.

Salah satu upaya yang dilakukan DLHK Kota Depok, yakni melakukan mitigas dan adaptasi bencana pohon tumbang. Menurut Abra, Depok memiliki tanah yang subur, sehingga berbagai macam pohon dapat tumbuh di Depok. 

“Kondisi tanah sebagian besar dari bantuan tuf vulkanik yang  kaya mineral, bantu pertumbuham tanaman. 72 persen wilayah Depok merupakan tanah merah yang sangat subur,” katanya.

Banyaknya pohon juga menjadi tantangan bagi Abra. Terutama bencana pohon tumbang akibat iklim atau cuaca yang ekstrem sehingga terjadi hujan lebat dan angin puting beliung. Apalagi DLHK Kota Depok sedang memelihara 27.797 pohon. Langkah mitigasi bencana pohon tumbang menjadi salah satu solusi.

“Kami Mitigasi penyebab pohon tumbang, terkait lingkungan dan tata ruang. Hak ini untuk mengurangi dampak dari resiko pohon tumbang,” katanya.

Satu Minggu Satu Tabebuya

Fenomen sebuah negara yang menanami pohon buah di ruang kota sudah banyak terjadi. Namun bagi Abra bisa saja dilakukan di ruang Kota Depok. Namun, pihaknya lebih cenderung memilih menanam pohon tabebuya, yang memiliki bunga warna-warni, layaknya bunga sakura.

“Untuk tanaman buah bisa saja dilakukan, tapi itu membutuhkan lahan yang laus. Sedangkan Tabebuya mudah ditanam di ruang sempit,” katanya.

DLHK memiliki program “Satu Minggu, Satu Tabebuya” dengan harapan Kota Depok menjadi kota yang maju dan indah. (NcangSepti)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *