Pencapaian Lego. Foto: ist

RINCIH.COM. Lego Group terus mengungguli industri mainan global dan alasannya bukan hanya kreativitas. Ini adalah strategi dan disiplin operasional.

Perusahaan Denmark melaporkan tahun yang kuat lainnya pada tahun 2025: Pendapatan: DKK 83,5 miliar ($12,9 miliar), +12% YoY. Laba operasional: DKK 22 miliar ($3,4 miliar), 18% YOY. Penjualan konsumen: 16%, dibandingkan dengan 7% pertumbuhan pasar mainan global.

Didirikan pada tahun 1932 di Denmark, Lego telah menjadi produsen mainan terbesar secara global, dijual di lebih 130 pasar dengan jejak langsung ke konsumen dan ritel yang terus berkembang.

Perluasan portofolio sebagai mesin pertumbuhan

Pada tahun 2025 Lego meluncurkan lebih dari 860 set, kira-kira setengahnya baru. Menurut Circana, 25-30% penjualan mainan global berasal dari orang dewasa yang membeli untuk diri mereka sendiri yang disebut segmen kidult. Lego mengenali tren ini jauh sebelum industri yang lebih luas.

Di balik layar, Lego telah membangun jaringan produksi regional: Meksiko Amerika, Hongaria Eropa, Timur Tengah, Afrika, Vietnam Asia-Pasifik. Sementara akan buka di Virginia pada 2027, kapasitas tambahan Amerika Utara.

Hal ini memungkinkan perusahaan untuk memproduksi lebih dekat dengan permintaan, mengurangi biaya logistik, menyesuaikan bermacam-macam berdasarkan wilayah, dan tetap tangguh selama gangguan.

Keunggulan operasional telah menjadi keunggulan kompetitif inti.

Pelajaran untuk FMCG

Paralel dengan industri FMCG global senilai $7 miliar sangat mencolok. Strategi Lego menyoroti tiga pelajaran:

Pertama, kedalaman portofolio mengalahkan produk pahlawan Pertumbuhan semakin datang dari arsitektur portofolio dan segmen mikro, bukan satu SKU blockbuster.

Kedua, kesempatan konsumen baru mendorong pertumbuhan. Lego berkembang menjadi orang dewasa. Merek FMCG melakukan hal yang sama melalui premiumisasi, kesehatan, dan pemosisian gaya hidup. Rantai pasokan regional begitu penting. Produksi yang fleksibel, dan bermacam-macam lokal menjadi aset strategis.

Lego menunjukkan bahwa menang dalam barang konsumsi saat ini bukan hanya tentang produk. Ini tentang strategi portofolio, desain rantai pasokan, dan wawasan konsumen. (NcangSepti, Dominique Pierre Locher)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *