Live streaming. Foto: ist

RINCIH.COM-CHINA. Live streaming telah menjadi strategi penjualan e-commerce nomor satu di China. Hal ini telah menjadi perpaduan hiburan dan pembelian instan yang membuat pemasaran tradisional terlihat usang.

Liping Yang, Partner Sailer mengatakan, sebagian besar eksekutif di barat masih memandang live streaming sebagai hal baru, mungkin mirip dengan Instagram Live. 

“Tetapi kenyataan di China jauh lebih canggih dan agresif. Ini bukan monolog, Ini adalah dialog interaktif berkecepatan tinggi di mana audiens menyela, mengajukan pertanyaan, dan menuntut nilai langsung,” katanya di China, Rabu (26/11/2025).

Liping Yang menambahkan, keberhasilan bisnis Australia di China International Import Expo (CIIE) membuktikan ini bukan hanya hype. Dengan memanfaatkan influencer lokal untuk memamerkan segala produk. “Mereka mengamankan penjualan $12,6 juta dalam satu minggu,” ungkapnya. (NcangSepti)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *