RINCIH.COM-JERMAN. Setiap tahun, SZ Institut dan YouGov Süddeutsche Zeitung menerbitkan studi Rising Brands, sebuah analisis yang melacak merek mana yang mendapatkan momentum paling banyak dalam pertimbangan konsumen di Jerman.

Edisi 2025 mengacu pada lebih dari 950.000 wawancara yang dilakukan selama periode 12 bulan dan mengevaluasi lebih dari 800 merek di 33 kategori, mulai dari ritel dan pariwisata hingga FMCG, perbankan, mobilitas, energi.

Peringkat tersebut berasal dari perubahan skor pertimbangan, berapa banyak konsumen yang mengatakan mereka akan memilih merek tertentu saat mereka melakukan pembelian berikutnya dalam kategori itu.

Metodologi ini menjadikan daftar sebagai indikator yang berguna untuk sentimen pasar yang lebih luas. Ini menyoroti tidak hanya merek mana yang beresonansi saat ini, tetapi juga bagaimana tekanan ekonomi, prioritas rumah tangga, dan juga pergeseran ekspektasi membentuk pengambilan keputusan nyata konsumen Jerman.

Hasil tahun 2025 menunjukkan campuran merek premium dan berorientasi nilai yang naik peringkat: hotel seperti Le Méridien Hotels & Resorts dan Sofitel, penyedia perjalanan Ameropa-Reisen GmbH, merek FMCG seperti Omo (Unilever) dan penawaran energi seperti Aldi Grüne Energie.

Nama-nama terkenal termasuk Porsche AG dan the LEGO Group juga muncul di antara mereka yang mengalami momentum naik. Keragaman pendaki ini menggambarkan pasar di mana konsumen secara bersamaan sadar harga dan berpikiran kualitas, secara selektif berdagang naik atau turun tergantung pada kategori dan prioritas pribadi.

Salah satu pengamatan menarik dalam studi tahun ini adalah meningkatnya kehadiran merek yang mengutamakan digital dan digerakkan oleh pasar dalam segmen ritel. Temu, misalnya, menempati peringkat 3 dalam kategori Ritel. Kemunculannya bersama pengecer Jerman dan internasional yang sudah lama mapan menunjukkan bahwa pendatang baru diintegrasikan ke dalam pertimbangan konsumen lebih cepat daripada di masa lalu.

Ini tidak selalu mencerminkan loyalitas atau ekuitas merek jangka panjang, tetapi menandakan rasa ingin tahu, eksperimen, dan kesediaan untuk memasukkan format belanja alternatif ke dalam perilaku sehari-hari.

Dari perspektif yang lebih luas, daftar Rising Brands menyoroti kalibrasi ulang kebiasaan konsumen yang berkelanjutan di Jerman. Kehati-hatian ekonomi tetap menjadi faktor kunci, dengan banyak rumah tangga lebih memperhatikan nilai, transparansi, keandalan.

Pada saat yang sama, konsumen terbuka untuk mengeksplorasi produk, layanan, dan model bisnis baru yang menawarkan kenyamanan yang ditingkatkan atau penghematan yang berarti. Merek yang berhasil selaras dengan pergeseran ekspektasi ini (baik premium, didorong oleh nilai, atau digital-first) adalah merek yang menunjukkan pergerakan terkuat dalam pertimbangan.

Kehadiran merek-merek lama bersama pemain baru menggarisbawahi betapa dinamisnya pasar Jerman dan mengapa melacak pertimbangan konsumen dari waktu ke waktu tetap menjadi lensa penting. (NcangSepti, Malte Karstan)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *