RINCIH.COM-INDONESIA. P.T. Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) akan melakukan digitalisasi pada 130-an jaringan toko ritel Hypermart yang dikelola MPPA dan akan digunakan oleh 6.000 karyawan kantor pusat dan jaringan toko ritelnya. Langkah ini diawali dengan penandatangan kerjasama antara MPPA dan Lark, di Jakarta, Senin (20/10/2025).
General Manager of APAC Lark Mark Dembitz menjelaskan, kerjasama dengan MPPA akan membantu tim Hypermart bekerja lebih cerdas dan cepat dengan menyederhanakan aktivitas operasional perusahaan. Selain itu, juga untuk meningkatkan kolaborasi sehingga perusahaan dapat lebih fokus ke pelanggan.
Mark menambahkan, strategi transformasi digital yang akan dijalankan Lark di MPPA adalah dengan mengintegrasikan komunikasi antara kantor pusat dan toko untuk meningkatkan koordinasi dan kecepatan eksekusi. Pihaknya juga akan mengoptimalkan manajemen kerja dan pelaporan dengan Lark Base guna meminimalisasi hambatan dan kesalahan operasional.
Selain itu juga menerapkan sentralisasi informasi dengan Lark Wiki sebagai sumber rujukan tata cara kerja baku (SOP) dan pembaruan terkini serta menghubungkan tim antar toko menggunakan Lark Moments untuk membangun budaya perusahaan yang lebih kuat.
“Problem di industri ritel selama ini adalah komunikasi lintas tim kurang efektif, manajemen alur kerja kurang produkstif, serta operasional yang kurang efisien,” ungkapnya, mengutip Kontan, Kamis (22/10/2025).
Sementara, Deputy CEO PT Matahari Putra Prima Tbk, Jerry Goei mengatakan, pihaknya sudah menggunakan solusi dari Lark selama dua bulan terakhir dan kendali operasional perusahaan menjadi lebih lancar dan cepat, komunikasi tim meningkat dan operasional menjadi lebih efisien. (NcangSepti)
