Ilustrasi Penjualan Ritel. Foto: istimewa

RINCIH.COM. Bank Indonesia (BI) mengatakan, IPR yang menjadi indikator kinerja penjualan eceran Tanah Air tumbuh 2,4% year-on-year (yoy) pada Maret 2026, yang ditopang oleh peningkatan penjualan pada mayoritas kelompok.

“Kinerja penjualan eceran tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (1/5/2026).

Angka pertumbuhan ini memang terlihat melambat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Sebab pada Februari 2026, IPR secara tahunan tumbuh sebesar 6,5% (yoy). Angka ini tercatat lebih tinggi dibandingkan IPR Januari 2026 sebesar 5,7% (yoy).

Jika dilihat bulanan, penjualan eceran pada Maret 2026 diprakirakan tumbuh sebesar 9,3% (mtm), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Februari 2026 sebesar 4,1% (mtm).

“Peningkatan tersebut didorong oleh kinerja mayoritas kelompok, terutama Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Subkelompok Sandang sejalan dengan peningkatan permintaan rumah tangga selama periode perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 1447 H,” terangnya.

Dari sisi harga, tekanan inflasi tiga bulan yang akan datang yaitu Mei 2026, diprakirakan meningkat, sementara pada enam bulan yang akan datang yaitu Agustus 2026, diprakirakan relatif stabil.

Kondisi ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Mei 2026 sebesar 157,4, lebih tinggi dibandingkan dengan IEH April 2026 sebesar 153,9 seiring kenaikan harga bahan baku. Sementara itu, IEH Agustus 2026 diprakirakan sebesar 157,2, relatif stabil dibandingkan dengan IEH pada Juli 2026 sebesar 157,1. (NcangSepti)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *