RINCIH.COM. Di toko-toko dan sepanjang retail supply chains, saat paska lebaran umumnya akan teramati dampak Bullwhip Effect. Apa itu? Silahkan ditonton videonya.
Bullwhip Effect merupakan kesimpulan dari hasil riset yang dilakukan oleh Jay Forester (MIT), Procter & Gamble dan Hau L. Lee (Standford).
Bullwhip Effect adalah timbulnya ketidaksesuaian atau ledakan permintaan di sepanjang rantai supply karena adanya perubahan. atau peningkatan permintaan di tingkat retailer.
Di Indonesia Bullwhip Effect dapat terjadi di periode peak seasonal, misalnya Lebaran ledul Fitri. Dampaknya akan terlihat ketika peak season berakhir. Karenanya di masa periode peak season ini, para manager di toko sering dah dig dug, akan shortage atau malah overstock.
Bullwhip Effect meningkatkan biaya di sepanjang rantai pasok, sehingga Retailer perlu memahami dan mengetahui bagaimana solusinya. (NcangSepti, Sofyan Muharam)

