Mall Pluit yang akan disulao menjadi EV Indonesia Center. Foto: istimewa

RINCIH.COM. Country Head Knight Frank Indonesia Willson Kalip mengatakan, pola belanja masyarakat Indonesia kini mulai bergeser ke ranah e-commerce, sementara pusat perbelanjaan fisik bertransformasi menjadi ruang multifungsi.

“Ruang ritel saat ini menjadi multifungsi, tidak hanya sebagai tempat belanja, tetapi menjadi ruang hidup sebagai tempat interaksi, edukasi, sosialisasi, bermain, berolahraga, dan sebagainya,” katanya dalam laporan tertulis, dikutip Jumat (19/9/2025).

Wilson menambahkan, kondisi tersebut berdampak pada sektor ritel kelas menengah ke bawah. Mereka berupaya bertahan dengan mengadopsi strategi omnichannel marketing dan memanfaatkan ruang terbuka untuk menyelenggarakan pameran, event, atau kegiatan hobi yang dapat menarik lebih banyak pengunjung.

“Pola konsumsi konsumen saat ini cukup menantang, sehingga pengelola ritel perlu terus melakukan inovasi. Seperti mengadopsi desain ruang olahraga untuk mengakomodasi gaya hidup sehat, seperti inovasi ruang untuk padel tennis, pickleball dan sebagainya,” kata Willson.

Data terbaru menunjukkan, total pasokan mal di Indonesia pada tahun ini meningkat 0,3% secara tahunan, mencapai 4.332.092 meter persegi. Sementara itu, tingkat okupansi ruang ritel kini berada di angka 77,4%, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata harga sewa ruang ritel juga tercatat mengalami kenaikan sekitar 3% dibandingkan tahun lalu. (Septiadi)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *