RINCIH.COM. Tesco telah menandatangani perjanjian selama tiga tahun dengan start-up Prancis Mistral Al, sebagai bagian dari strateginya untuk meningkatkan penggunaan kecerdasan buatan di seluruh operasinya, yang diklaim akan menguntungkan pelanggan, staf, dan pemasoknya.
Kesepakatan itu akan memberi akses penuh ke model komersial perusahaan Al, termasuk perkembangan masa depan dan insinyurnya. Perjanjian tersebut mencakup komitmen bagi kedua. perusahaan untuk bekerja sama melalui ‘laboratorium Al’ bersama baru di mana pakar teknologi Mistral dan Tesco akan bersama-sama menciptakan solusi Al generatif baru untuk berbagai bagian bisnis pengecer.
Tesco mencatat bahwa pendekatannya terhadap Al difokuskan untuk meningkatkan pengalaman bagi pelanggan, staf, dan pemasoknya, sekaligus meningkatkan operasinya yang lebih luas. Kemitraan ini akan melihat berbagai bidang, termasuk pengembangan konten dan penyusunan dokumen; mempercepat analisis data untuk memberikan wawasan yang lebih kaya bagi staf; dan mengembangkan cara baru bagi pekerja untuk mengakses informasi yang dapat mereka gunakan untuk membantu pelanggan.
Direktur Tesco Data, Analytics & Al Ruben Lara Hernandez mengatakan, dengan menyatukan keahlian ritel dan teknologi mutakhir Mistral Al, pihaknya berharap kemitraan ini pada akhirnya dapat menghemat waktu kerja, meningkatkan cara melakukan sesuatu, dan membantu melayani pelanggan dengan lebih baik.
“Inovasi selalu menjadi bagian dari DNA Tesco, dan perjanjian ini dibangun di atas rekam jejak kami yang luas dalam mengembangkan teknologi baru dan solusi Al dengan cara yang pada akhirnya menguntungkan pelanggan, kolega, dan pemasok kami,” katanya, melansir NamNews Retail, kemarin.
Sementara, Marjorie Janiewicz, Chief Revenue Officer dan GM AS di Mistral Al mengatakan, pihaknya bangga bermitra dengan Tesco, pemimpin dalam inovasi ritel. “Tim Al Terapan karni akan berkolaborasi dengan para ahli Tesco untuk membangun produk Al yang dapat disesuaikan, dapat dikendalikan, dan terbatas untuk meningkatkan alur kerja internal dan pengalaman pelanggan Tesco,” katanya.
Tesco mengungkapkan bahwa mereka sudah menggunakan Al, yang dikembangkan baik secara internal maupun dengan mitra, di seluruh operasinya. Misalnya, Al memungkinkannya menemukan perutean paling efisien untuk pesanan online untuk membuat lebih banyak slot pengiriman, membantu perkiraan permintaan untuk meningkatkan ketersediaan produk, dan memungkinkan pengecer untuk terlibat dengan pelanggannya dengan cara yang lebih personal melalui skema Clubcard-nya. (NcangSepti, Brian Moore)

