7-Eleven. Foto: ist

RINCIH.COM. 7-Eleven Malaysia sedang memperoleh tanah untuk mengembangkan produk makanannya sendiri.

Anwaar H. R., Country GM Domino’s Pizza mengatakan, di dunia, sebagian besar bisnis menjadi ringan aset, ini adalah langkah yang disengaja ke arah yang berlawanan.

“Tapi sejujurnya. Saya tidak menyalahkan mereka,” katanya, Senin (4/5/2026).

Tambahnya, di ruang makanan & minuman siap saji, 7-Eleven telah mengejar ketinggalan pesaing seperti FamilyMart Malaysia, CU Malaysia, emart24 Malaysia.

“Namun, skala masih penting. 7-Eleven tetap menjadi pemain dominan dengan 2.700 outlet,  kira-kira 6 kali lebih besar dari toko FamilyMart dengan 450,” tambahnya. 

Lanjutnya, tantangan sebenarnya bukanlah permintaan, tapi, infrastruktur. Bahkan jika 7 -Eleven memasok 70% toko, model ini kemungkinan membutuhkan:l pusat produksi, dan dapur satelit regional (Utara & Selatan Semenanjung MY).

“Ini bukan hanya ekspansi, ini transformasi rantai pasokan.”

Konsep 7Café sepertinya mendapatkan daya tarik sebagai tanggapan yang jelas terhadap kesenjangan makanan & minuman.

“Ini belum “terlambat.” Tapi itu adalah: Lebih mahal, lebih kompleks. Dan membutuhkan eksekusi yang sempurna,” ungkapnya.

Menurutnya, ritel serba ada saat ini, tidak sekedar berada di mana-mana, tapi pelayanan yang konsisten dan skala besar. (NcangSepti)

By Septiadi

Adalah seorang penulis, dengan pengalaman sebagai wartawan di beberapa Media Nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *