RINCIH.COM. E-commerce China mengalami pertumbuhan global yang eksplosif. Raksasa seperti Alibaba, TikTok, Shein, dan Temu sekarang menguasai 50% pasar online Asia Tenggara yang luar biasa.
Liping Yang, Partner Sailer menjelaskan, keberhasilan ini didorong oleh model operasional yang sangat canggih yang ditempa di pasar domestik China yang kompetitif. “Perusahaan-perusahaan ini telah menyempurnakan perpaduan yang kuat antara streaming langsung, inovasi produk cepat, dan logistik yang sangat efisien, sekarang berhasil menerapkan buku pedoman ini di seluruh Indonesia, Thailand, dan Filipina,” katanya, Ahad (9/11/2025).
Lanjutnya, pasar e-commerce China yang mengejutkan senilai $2,32 triliun-yang terbesar di dunia-telah berfungsi sebagai laboratorium inovasi terbaik. Setelah mengasah strategi mereka di dalam negeri, perusahaan-perusahaan ini sekarang memanfaatkan pengalaman mereka untuk fase baru internasionalisasi yang canggih, dengan cabang internasional Alibaba melaporkan pertumbuhan pendapatan 19% YOY.
Model ritel “kecepatan China” ini menunjukkan dinamisme yang luar biasa. Untuk bisnis global yang ingin memahami masa depan e-commerce, atau bagi mereka yang ingin memasuki pasar baru, mempelajari ekosistem ini bukan lagi opsional-ini penting untuk menavigasi lanskap modern.
“Memahami model canggih ini adalah kunci untuk membuka peluang baru,” ungkapnya. (NcangSepti)

